eSIM Arab Saudi untuk Umrah: Sinyal di Makkah, Madinah, dan Nusuk
Bagi banyak jemaah dari Indonesia, perjalanan umrah adalah pertama kalinya ke luar negeri. Koneksi internet di Tanah Suci sangat membantu: berkabar dengan keluarga di rumah, mengikuti grup WhatsApp dari biro perjalanan, memakai aplikasi Nusuk, dan mencari jalan kembali ke hotel. Panduan ini menjelaskan jaringan yang dipakai eSIM, sinyal di Makkah dan Madinah saat sangat ramai, dan cara menjaga nomor Indonesia tetap bisa menerima OTP.
Jaringan yang dipakai eSIM Arab Saudi
Operator seluler utama di Arab Saudi adalah STC, Mobily, dan Zain. Dari paket eSIM grosir yang kami pantau:
| Jenis paket | Jaringan | Data keluar di |
|---|---|---|
| Roaming, satu jaringan | STC (5G) | Belgia |
STC adalah operator terbesar di Arab Saudi dengan jangkauan luas di kota-kota besar, termasuk Makkah, Madinah, dan Jeddah. Data keluar lewat Belgia, sehingga situs web melihat koneksi dari Eropa. WhatsApp, peta, dan video call tetap berjalan, meskipun video call mungkin sedikit lebih lambat dibanding koneksi lokal. Penjelasan tentang rute data ada di panduan apa itu eSIM.
Sinyal di Makkah dan Madinah
| Lokasi | Yang bisa diharapkan |
|---|---|
| Hotel di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi | Umumnya bagus |
| Di dalam dan di pelataran Masjidil Haram saat ramai | Bisa sangat lambat karena jutaan orang memakai jaringan bersamaan |
| Jeddah dan bandara | Bagus |
| Perjalanan bus Makkah–Madinah | Ada sinyal di sebagian besar rute, dengan beberapa titik lemah di gurun |
| Ziarah ke Jabal Rahmah, Jabal Uhud, dan lainnya | Umumnya ada sinyal di area wisata |
Pada waktu paling padat, misalnya setelah salat berjamaah, malam Jumat, dan bulan Ramadan, jaringan bisa sangat lambat. Ini bukan masalah eSIM, melainkan karena terlalu banyak pengguna di satu tempat. Sepakati titik kumpul dengan rombongan sebelum masuk masjid, jangan hanya mengandalkan pesan WhatsApp.
Aplikasi Nusuk
Nusuk adalah platform dan aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Jemaah memakainya untuk layanan seperti izin umrah dan pemesanan kunjungan ke Raudhah di Masjid Nabawi. Unduh aplikasinya dan selesaikan pendaftaran di rumah, karena prosesnya bisa membutuhkan verifikasi. Biro perjalanan Anda biasanya juga siap membantu. Ikuti petunjuk resmi dari Kementerian dan biro Anda, karena layanan di aplikasi bisa berubah.
Tips untuk jemaah lansia
Banyak jemaah berangkat bersama orang tua. Beberapa hal yang membantu:
- Pasang eSIM di ponsel orang tua sebelum berangkat, dan pastikan WhatsApp sudah berjalan.
- Bagikan lokasi langsung (live location) di WhatsApp dengan anggota keluarga selama berada di area ramai.
- Tulis nama hotel, nomor kamar, dan nomor ketua rombongan di kertas yang disimpan di tas, karena baterai bisa habis.
- Bawa power bank. Udara panas dan pemakaian peta membuat baterai cepat habis.
Perjalanan Makkah–Madinah
Banyak rombongan bepergian antara Makkah dan Madinah dengan bus, sementara sebagian memakai kereta cepat Haramain yang menghubungkan kedua kota melalui Jeddah. Di bus, sinyal biasanya ada di sebagian besar rute, tetapi bisa melemah di beberapa bagian gurun. Sebelum berangkat:
- Isi daya ponsel dan power bank sepenuhnya.
- Simpan alamat hotel di Madinah atau Makkah sebagai tangkapan layar.
- Unduh peta offline untuk kota tujuan.
- Kabari keluarga jadwal perjalanan, supaya mereka tidak khawatir jika pesan terlambat dibalas.
Cuaca panas dan ponsel
Suhu di Makkah dan Madinah bisa sangat tinggi, terutama di musim panas. Ponsel yang terlalu panas biasanya akan meredupkan layar dan bisa berhenti mengisi daya. Simpan ponsel di dalam tas, hindari sinar matahari langsung, dan jangan mengisi daya ponsel yang masih panas.
Berapa kuota yang dibutuhkan
| Pemakaian | Saran kuota untuk 9 sampai 12 hari |
|---|---|
| WhatsApp, foto, dan peta | 5 GB |
| Ditambah video call setiap hari dengan keluarga | 10 sampai 15 GB |
| Sering live streaming atau unggah video | 20 GB ke atas atau paket harian |
Video call sekitar 15 menit sehari saja sudah memakai lebih dari 200 MB, dan angkanya cepat bertambah kalau durasinya lebih lama. Banyak hotel menyediakan Wi-Fi, tetapi koneksinya sering lambat saat tamu sedang banyak. Rincian per aktivitas ada di panduan berapa GB kuota.
Tetap terima OTP bank dan WhatsApp
Selama umrah, Anda mungkin perlu membayar dengan kartu atau mengakses mobile banking, yang mengirim OTP lewat SMS ke nomor Indonesia. Biarkan nomor Indonesia tetap aktif di ponsel untuk menerima SMS, tetapi matikan roaming data di nomor tersebut agar tidak terkena biaya roaming. WhatsApp tetap memakai nomor yang sama melalui data eSIM. Caranya ada di panduan tetap terima OTP.
Pasang dan aktifkan
Pasang eSIM di rumah dengan Wi-Fi, sehari atau dua hari sebelum berangkat. Aktifkan setelah mendarat di Jeddah atau Madinah, jadikan eSIM sebagai jalur data seluler, lalu nyalakan roaming data untuk eSIM. Langkah lengkap ada di panduan cara pasang eSIM.
Nomor darurat
Di Arab Saudi, 911 dipakai sebagai nomor darurat, dan 997 untuk ambulans. Nomor yang berlaku bisa berbeda antarwilayah, jadi tanyakan juga nomor darurat setempat kepada biro perjalanan saat tiba. Ketua rombongan dan petugas biro perjalanan biasanya menjadi kontak pertama jika ada masalah.
Pertanyaan umum
Apakah eSIM bisa dipakai di dalam Masjidil Haram?
Sinyal ada, tetapi saat sangat ramai internet bisa sangat lambat. Sepakati titik kumpul sebelum masuk.
Apakah eSIM Arab Saudi punya nomor telepon Saudi?
Kebanyakan hanya untuk data. Untuk menelepon keluarga, gunakan WhatsApp.
Apakah perlu nomor Saudi untuk Nusuk?
Ikuti petunjuk pendaftaran di aplikasi resmi dan dari biro perjalanan Anda, karena persyaratannya bisa berubah.
Berapa kuota untuk umrah 9 hari?
Untuk WhatsApp, foto, dan peta, sekitar 5 GB cukup. Jika video call setiap hari, siapkan 10 sampai 15 GB.
Apakah ponsel orang tua saya bisa memakai eSIM?
Tergantung model ponselnya. Cek cara memeriksanya di panduan apa itu eSIM.